Aceh Utara – Bupati Aceh Utara, H. Ismail A Jalil, melakukan kunjungan kerja ke Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Aceh Utara pada Rabu (26/3/2025) pukul 15.00 WIB. Kunjungan tersebut bertujuan untuk menyerahkan bantuan sembako secara simbolis kepada para petugas kebersihan yang bertugas di wilayah tersebut.
Bantuan ini disambut antusias oleh para pekerja yang telah mengantongi Surat Keputusan (SK) kebersihan. Pemberian sembako ini bukan kali pertama dilakukan, mengingat pada tahun 2024, bantuan serupa telah diberikan berkat rekomendasi Penjabat (Pj) Bupati sebelumnya. Tahun ini, Bupati Ismail A Jalil kembali mengajukan rekomendasi kepada Bank Aceh untuk mendukung pemberian bantuan, yang kemudian direalisasikan.
Paket sembako yang disalurkan terdiri dari 5 kg beras, dua botol sirup, 1 kg gula, dan 1 kg minyak goreng. Kepala DLHK Aceh Utara, Saifullah, S.Pd., M.Pd., menegaskan bahwa bantuan ini tidak bersumber dari anggaran pekerja kebersihan, melainkan merupakan bentuk kepedulian terhadap mereka yang berperan dalam menjaga kebersihan lingkungan.
Dalam kesempatan tersebut, Saifullah juga mengungkapkan tantangan besar yang dihadapi DLHK dalam pengelolaan sampah. Dengan volume sampah yang mencapai sekitar 250 ton per hari, ketersediaan armada masih terbatas. Saat ini, DLHK hanya memiliki 25 unit armada, dengan satu unit dalam perbaikan akibat kecelakaan.
Sebagai langkah solutif, pemerintah provinsi berencana memberikan tambahan satu unit armada baru pada tahun 2025. Selain itu, DLHK telah menerima surat dari Kementerian Lingkungan Hidup yang menyatakan dukungan untuk pengadaan alat pengolahan sampah. Kehadiran alat tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan efisiensi pengelolaan sampah, tetapi juga membuka peluang Pendapatan Asli Daerah (PAD) bagi Kabupaten Aceh Utara.
Wilayah dengan volume sampah tertinggi di kabupaten ini meliputi Blang Jrueng, Lhoksukon, Paton, Labu, dan Kreung. Dengan adanya bantuan sembako ini, diharapkan para petugas kebersihan semakin termotivasi dalam menjalankan tugas mereka, menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan Aceh Utara.(M)